Thursday, June 24, 2010

Tithonia diversifolia yang cantik....hohoho


Namanya keren kan, padahal tau gak itu apa???
Tithonia diversifolia (indonesia:paitan) adalah jenis gulma (weed) alias tumbuhan pengganggu (selama dia tumbuh disekitar tanaman dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman itu loh), tapi dibalik sifatnya sebagai gulma dia bisa juga bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman lain, misalnya aja dipakai sebagai mulsa dan pupuk hijau. Tumbuhan ini si asalnya dari Meksiko dan Amerika, tapi bisa tumbuh alami juga di Indonesia dan dinegara2 lain. Dulu jiaman kuliah saya nge-fans sama tumbuhan ini, sampai2 skripsi saya juga pakai tumbuhan ini yang saya olah menjadi kompos. Alasannya simpel aja dan agak aneh , hanya karena warna bunganya kuning...hehehehe,karna dulu saya memang suka warna kuning...hohoho gyak mwakna!tapi untuk alasan yang agak masuk akal si karena tumbuhan ini mudah didapat, mengandung banyak posphor (karena penelitian saya tentang Posphor), mudah terdekomposisi jadi bisa digunakan sebagai pupuk hijau atau kompos untuk menyuburkan tanaman. Untuk membuat komposnya saja saya sukses menggunduli lahan kecil di dekat UPT kompos yang dipenuhi paitan...hohoho.
Paitan ini termasuk dalam Family Asteraceae,masi satu sodara tuh sama bunga matahari.
Belakangan kemarin dia agak booming sebagai mulsa atau tanaman penutup tanah pada tanaman jagung yah karena sifatnya yang mudah terdekomposisi itu.
Meski terlihat sederhana, tumbuhan ini ternyata punya banyak unsur2 hara esensial lho, misalnya aja pada daun Tithonia kering bisa mengandung N 3,5-4,0%, P 0,35-0,38%, K 3,5- 4,1%, Ca 0,59%, dan Mg 0,27%. selain itu ada juga beberapa unsur non esensial dalam jumlah kecil yang terdapat disemua bagian tubuh tumbuhan ini.

2 comments:

Tengkyu :-)